230908

September 23, 2008

Bada magrib tadi kebetulan nonton Para Pencari Tuhan Jilid 2 di SCTV
Ceritanya tentang si Asrul yang dah seharian ga bisa dapetin uang buat biaya bersalin istrinya
Ada beberapa dialog yang berkesan di memori saya
Kira2 yang dialognya kaya gini(persisnya mah ga inget):
“Dik,
seharian ini abang sudah berusaha mencari uang untuk biaya bersalin
tanpa harus menengadahkan tangan kepada orang lain…
tapi abang tidak berhasil… abang letih..”
“Bang,saya percaya abang sudah berusaha keras,
bila abang letih, mungkin sekaranglah saatnya abang beristirahat…”

Cess… istri Asrul ini… subhanallah…
Saya pikir setiap suami yang sudah berusaha keras seharian tapi tidak berhasil usahanya…
Ketika mendengar istrinya berkata seperti ini..
Pasti seperti menemukan oase di tengah gurun pasir…
seteguk air di tengah dahaga…
mendinginkan kepala di tengah terik matahari dan menenangkan syaraf-syaraf jiwa…

Dialog lainnya adalah dialog Asrul pada anak2nya:
“Anakku.. hari ini Bapak akan berwasiat, karena hanya inilah yang bisa bapak berikan
sesulit apapun keadaan yang kalian hadapi kelak..
menangislah hanya kepada 4JJl…
menangislah hanya pada tahajud kalian…”

Nah… pas denger dialog yang ini,
entah kenapa tiba2 pangkal hidung saya terasa rada sakit.. rada nyereng..
dan mata saya jadi rada c******yan…
asa… kumahaaa kitu..

Film ini.. dialognya berbobot… banyak hadits2 nabi yang disebutkan di film ini..
Filmnya.. manusiawi… ga dibuat-buat..
terutama untuk adegan2 yang serius..banyak hikmahnya lah..

Selain yang episode tadi, ada juga sih dialog2 yang berkesan juga..
Ada yang settingnya Si Asrul mengeluhkan kesulitan pada istrinya,
trus si istri berkata:
“Bila abang menganggap semua ini adalah cobaan dari 4JJl,
maka yang akan abang dapat hanyalah kemampuan menahan diri..
tapi bila abang mengaggapnya sebagai ujian,
maka yang akan abang dapat adalah keterampilan menyelesaikan persoalan..”
Bijak bangetlah istri si Asrul ini.. tipe istri kaya gini yang bakalan disayang suami :p

Trus ada satu lagi dialog yang lumayan nyentug di hate…
Adegannya pas Azzam curhat ke Pa Ustad(Akri)
tentang Neng Aya yang sikapnya suka ga jelas(mau nikah ga sih?)
Dah agak2 lupa dialognya tapi kira2 intinya kaya gini:
Ustad:”4JJl itu Maha Pencemburu…”
Azzam:”Maksud abang 4JJl cemburu pada saya??”
Ustad:”Apakah perjuanganmu mendapatkan ridho 4JJl sehebat perjuanganmu untuk mendapatkan Aya?”
Azzam:”Astagfirullah…”

Ya… astagfirullah…
Seringkali kita memang terlalu berlebihan mencintai sesuatu…

hmmm.. mudah2an makin banyak lah tontonan yang berkualitas kaya gini…

Advertisements

One Response to “230908”

  1. anggaman Says:

    Mudah2an banyak penerus Deddy Mizwar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: