kau, aku dan masa…

September 24, 2008

Satu persatu kubuka lembaran tentang kisahmu, dulu dirimu begitu sederhana, tampak polos dan memeriahkan. Kuresapi bait perbait metamofosamu.. kau tidak lagi menceritakan hal-hal yang itu saja…

Dulu kau begitu ceria, kemudian perlahan waktu telah menuntunmu untuk menceritakan tentang dilemamu… bagaimana kau bercerita tentang kebenaran, jati dirimu bahkan tentang diriku yang harus meninggalkanmu..

Ah.. kuyakin kau tak bermaksud begitu… hanya saja aku yang terlanjur meninggalkanmu..  begitulah aku dan pemahamanku saat itu… dan semua itu adalah proses dari pematanganmu dan pematanganku…

Maaf bila aku tak sanggup mencerna jati dirimu, menghayati maknamu.. hanya sebatas teori dan bukan hakikatmu..

Lama aku mengucilkanmu.., mengurungmu di ruangan gelap dan terdalam di hatiku…  memperlakukanmu seakan kau adalah makhluk asing bagiku…

Hanya tiap tahun saja aku mengunjungimu, sekedar mengamati keadaanmu tanpa menunjukkan bahwa aku membutuhkanmu…

Kau tahu… semakin hari aku semakin melupakanmu.. bukan tidak mengingatmu, bahkan hampir selalu kau bermain-main di teras sempit, antara akal dan hatiku….hanya saja aku sudah lupa bagaimana bentukmu, paras dan harummu…

Aku lupa kau yang seperti apakah yang pernah menggairahkan hidupku, membakar semangatku dan melembutkan hatiku karena bagiku kau kini adalah sebutan tanpa bentuk.. untaian kata di kertas orang-orang yang masih mengingat  wujudmu..

Tapi bukankah mereka tidak mengenalmu seperti aku memaknaimu… boleh jadi mereka hanya melihat satu di antara dua sisimu…
tapi kau tahu… mereka tampak lebih hidup daripadaku..

meski mungkin yang mereka rasakan adalah fatamorgana… cahaya kemerahan di langit senja yang fana, yang akan tergantikan dengan biru abunya langit saat malam menuruti fitrahnya…

Jujur.. aku kadang iri pada mereka… tapi mungkin juga mereka akan iri terhadapku…

Kau tahu.. kupikir kini aku telah siap menerimamu… hanya saja kini aku tak lagi mampu mengenalimu…
mungkin kau yang harus menyapaku…

Dan kau tahu… aku merindukanmu…

Advertisements

2 Responses to “kau, aku dan masa…”

  1. nonameface Says:

    tentang Tuhan-kah? Aku menangkapnya seperti itu…

  2. ud Says:

    bukan…
    ini bukan tentang Tuhan…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: