… refleksi

November 12, 2009

Saat ini bocah itu hanya ingin memandang langit..
ia selalu merasa tenang dengan purnama dan riak bintang..

Tepat tegak lurus di atas kepalanya
terangkai tiga bintang yang sejajar, simetris dan sama terangnya
ia tak tahu rasi bintang apakah yang ia pandangi saat ini
ia tak peduli
ia hanya ingin mengaguminya

dalam kekhusuannya menatap langit malam
ia selalu merasa kecil
terlintas dalam pikirnya, sejauh manakah ia akan melesat
andai grafitasi bumi tak lagi menahannya

sekali lagi..
malam ini ia senang karena langit masih sudi untuk ia tatap
namun ia tidak ingin terlalu larut dalam keceriaan
karena di dalamnya masih mengganjal ketidakpastian
pun tak ingin hanyut dalam kekhawatiran
sebab masih ada harapan akan ketentraman

ia sadar..
setiap tarikan nafas adalah amanah
Dan semua hal2 baik yang terjadi di sekitarnya
adalah jawaban dari keinginan dan doa2nya, juga doa orang2 yg mencintainya
bahkan ketika keinginan itu masih berupa lintasan dalam benaknya..
ia paham seharusnya ia merasa tenang dan lebih pandai bersyukur
karena tak sedetik pun IA meninggalkannya..

121109 22.36

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: