…maktub…

December 19, 2009

malam itu sang bocah masih menatap bintang
kali ini ia merasa selaras dengan alam semesta
kali ini ia telah menukar cakar dan taringnya dengan sepasang sayap
dan kali ini bumi tak akan mendekap
ia tahu ke mana ia akan melaju..

ia akan melesat..
kepakan pertama, perlahan kakinya tak lagi menapak tanah
kepakan kedua.. ketiga.. semakin lama ia menjauh dari permukaan

ia melesat..
ia ingin hayati setiap sensasi yang ia alami
hembusan udara dingin yang menyelusup ke dalam pori-pori
dan wangi pinus yang menyelisik setiap inci paru-parunya
matanya berbinar menatap cahaya..
belum pernah ia menatap cahaya itu sedekat ini..
pun belum pernah cahaya ditatap selekat itu…

ia melesat..
semakin tinggi..
hingga tak lagi mengenali di mana ia pernah berpijak..

sudah separuh perjalanan..
nafasnya mulai memburu
sayapnya kian meluruh..
namun pandangannya masih berbinar..

sudah separuh perjalanan..
semua sudah tertulis
ia hanya menjalankan perannya untuk menyingkap tabir takdir

191209 16.52

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: