160410

April 16, 2010

alhamdulillah…

1709092142

September 17, 2009

alhamdulillah…
banyak hal baru di ramadhan kali ini
sebuah keberkahan bisa mengenal kawan2 dari MPI
banyak belajar dari mereka
di sela2 rutinitas mencari nafkah
masih ada energi untuk bermanfaat bagi sesama
kebersamaan.. ketulusan..

pun aku tak pernah melangkah sejauh ini
dan hasil bukanlah wilayahku…
Terima kasih ya Rabb atas jalan2 yang Kautunjukkan
Segala kebaikan berasal dari-Mu

Di penghujung ramadhan yang tersisa..
Di sela ketidaksempurnaan ibadahku..
aku berharap keberkahan dari-Mu..

aku di bulan mei

May 18, 2009

alhamdulillahirabbil’alamin…
begitu banyak nikmat yang saya rasakan pada bulan ini…

bertemu teman-teman lama dari smu dan smp lewat media elektronik
hidup kami kembali beririsan setelah sekian lama terputus
saling mengisi dan melengkapi insya4JJl…

menemukan salah satu kawan lama dari smu
kini menjelma menjadi sesosok muslimah yang insya4JJl dicintai 4JJl
Bu Lia.. tetap bersyukur dan bersabar ya :)

suatu hari saya mendapati di atas sajadah berserakan belasan kuntum melati..
ya… memang hari itu melati lumayan banyak bermekaran di halaman saya..
tapi baru hari ini ibu saya menebarkan semua melati itu di atas sajadah saya…
tahukah bu.. itu seperti sebuah jawaban atas istikharah saya…
seakan-akan kau berkata “carilah keindahan atas dasar keimanan…”

hari minggu bersama jamaah MPI..

silaturahmi dengan saudara sepupu yang semakin erat..
kau seperti adik yang tak pernah kumiliki neng… :p

bergabung kembali dengan keluarga Maqdis.. Ahh…4 tahun cukup lama juga ya…

masih ada 2 minggu tersisa di bulan mei..
saya berharap kebaikan-kebaikan lainnya akan berdatangan
bukan hanya di bulan mei.. tapi di sisa umur saya…
Aamin Ya Rabbal’alamin…

Thanks mom… that means a lot… ^_^

210409

April 21, 2009

suasana sore hari kala ramadhan…
tubuh lemah namun terasa tentram..
langit senja keemasan berbisik lembut..
harapan itu selalu ada…

selalu ada senyum di senja ramadhan …

diketahui:
Harga emas biasanya dinyatakan dalam bentuk $ X / oz
1 oz (troy ounce) = 31.103477 gram
Harga emas (24 karat) saat ini bisa didapat dari situs :
harga emas
Kurs US dollar terhadap rupiah bisa didapat dari situs:
kurs USD vs IDR
Andai harga emas saat ini = $880.70/oz ,
kurs US dollar terhadap rupiah : $1 = Rp.11,400.00 ,
dan y = Harga emas di pasaran (rupiah/gram) = harga emas dunia (rupiah/gram) + Rp.10.000,00/gram * .
ditanyakan:
Berapakah nilai y ?

jawab:
Misal z=harga emas dunia (rupiah/gram)
z = (Harga emas * Kurs rupiah terhadap US dollar ) / 31.103477gram/oz
= ($880.70/oz *Rp.11.400,00/$) / 31.103477gram/oz
= (Rp.10.039.980,00 / oz) / (31.103477 gram/1oz)
= (Rp.10.039.980,00 / oz) * (1 oz / 31.103477 gram )
= Rp.322.792,85 / gram
y = Rp.322.792,85 / gram + Rp.10.000,00/gram
= Rp.332.792,85 / gram

Jadi harga emas di pasaran = Rp.332.792,85 / gram
atau bila dibulatkan menjadi sekitar Rp.335.000,00 / gram
*Penambahan harga emas / gram di pasaran tergantung kebijakan masing2 toko
*Berhubung saya amatir , klo emang perhitungannya tidak presisi.. ya maaph.. kekekeke :p

Berawal dari kebiasaan saya membetulkan kabel pegangan telpon di meja kerja teman saya bila saya sedang mengobrol dekat mejanya. Entah, tapi rasanya kurang nyaman melihat kabelnya terpilin,  jadi saya biasanya mengangkat gagang telpon, mengambil pangkal kabel telpon dan menjulurkan gagang telpon ke bawah yang otomatis berputar karena kabel yang terpilin, kemudian menaruhnya kembali bila kabelnya sudah tidak terpilin.

Rupanya teman saya menyadari hal itu, dan ia suka dengan sengaja memilin kabel telpon dahulu jika melihat saya mendatangi mejanya. Dan saya selalu membetulkan kabel telpon yang terpilin itu. Akhirnya teman saya berkata bahwa mungkin saya memiliki gejala obsesif kompulsif.

Obsesif kompulsif, apakah itu?

Setelah googling sebentar, saya menemukan tentang obsessive compulsive disorder atau disingkat OCD.

Setelah baca2 dari situs http://bayuaslilow.multiply.com

Berikut keterangannya

Obsesi adalah ketekunan yang patologis dari suatu pikiran atau perasaan yang tidak dapat ditentang yang tidak dapat dihilangkan dari kesadaran oleh usaha logika, yang disertai dengan kecemasan. Sedangkan kompulsi adalah kebutuhan yang patologis untuk melakukan suatu impuls yang jika ditahan menyebabkan kecemasan

Diantara gejala2nya adalah:

OBSESI

KOMPULSI

Perhatian terhadap kebersihan (kotoran, kuman, kontaminasi)

Ritual mandi, mencuci dan membersihkan yang berlebihan

Perhatian terhadap ketepatan

Ritual mengatur posisi berulang – ulang

Perhatian terhadap peralatan rumah tangga (piring, sendok)

Memeriksa berulang – ulang dan membuat inventaris peralatan

Perhatian terhadap sekresi tubuh (ludah, feces, urine)

Ritual menghindari kontak dengan sekret tubuh, menghindari sentuhan

Obsesi religius

Ritual keagamaan yang berlebihan (berdoa sepanjang hari)

Obsesi seksual (nafsu terlarang atau tindakan seksual yang agresif)

Ritual berhubungan seksual yang kaku

Obsesi terhadap kesehatan (sesuatu yang buruk akan terjadi dan menimbulkan kematian)

Rituall berulang (pemeriksaan tanda vital berulang, diet yang terbatas, mencari informasi tentang kesehatan dan kematian

Obsesi ketakutan (menyakiti diri sendiri atau orang lain)

Pemeriksaan pintu, kompor, gembok dan rem darurat berulang – ulang

Pemikiran mengganggu tentang suara, kata – kata atau musik

Menghitung, berbicara, menulis, memainkan alat musik dengan suatu ritual yang beragam

Di antara contoh di atas, setidaknya ada 2 hal yang mungkin “kena” dengan saya, yaitu: Perhatian terhadap ketepatan dan Obsesi ketakutan (menyakiti diri sendiri atau orang lain) . Tapi kemudian di makalah itu dijelaskan bahwa:

Gejala – gejala obsesif harus mencakup hal – hal berikut :
–         Harus disadari sebagai pikiran atau impuls diri sendiri.
–         Sedikitnya ada satu pikiran atau tindakan yang tidak berhasil dilawan, meskipun ada lainnya yang tidak lagi dilawan oleh penderita.
–         Pikiran untuk melakukan tindakan tersebut diatas bukan merupakan hal yang memberi kepuasan atau kesenangan (sekedar perasaan lega dari ketegangan atau anxietas, tidak dianggap sebagai kesenangan seperti dimaksud diatas).
–         Gagasan , bayangan pikiran atau impuls tersebut harus merupakan pengulangan yang tidak menyenangkan (unpleasantly repetitive).

Nah kalo dari dari definisi yang ini, ada 1 yang tidak cocok dengan kondisi saya, yaitu:  Gagasan , bayangan pikiran atau impuls tersebut harus merupakan pengulangan yang tidak menyenangkan (unpleasantly repetitive).

Hmm, jadi kesimpulannya… harusnya saya tidak termasuk yang terkena OCD  karena tidak semua syarat obsesif kompulsif terpenuhi :)  (APA!!! 3 dari 4 syarat terpenuhi ???), trus apa bedanya OCD dengan perfeksionis ya? Nah yang itu masih lom tahu…

Hmm… jadi kepikiran dialog Neng dan AA selanjutnya:

AA  : “Neng.. Neng terang Dapid Bekam? eta gening nu pemaen bola ti  Inggris tea…”
Neng: “Terang A, kunaon kitu?”
AA  : “Tah .. Dapid Bekam teh gagaduhan sajenis payawat kajiwaan, basa walanda-na mah obsesip kompulsip disorder.
Manehna osok ngalakonan hiji pagawean terus-terusan, tapi teu bosen-bosen.
Manehna lamun latihan tendangan bebas teh terus weh teu eureun-eureun, tapi gara2 eta manehna jadi jago pisan tendangan bebasna.”
Neng: “ih.. si AA meni pinteran basa  walanda-na… , tapi naon hubunganna Neng sareng Dapid Bekam A?”
AA  : “Aya Neng.. sabab AA ternyata diponis dokter gagaduhan panyawat obsesip kompulsip disorder..”
Neng: “Ih.. A.. Neng mah meni sararieun, emang AA gaduh kabiasaan nu kumaha?”
AA  : “AA teh gaduh panyawat upami tos ningal Neng sakali, sok teu tiasa leupas titingalian teh…
Teu bosen-bosen hoyong terus-terusan ningal raray Neng….”

hmmm... nampaknya saya “kena” juga OCD sejenis ini , but it’s pleasantly repetitive :)